Archive for the ‘Linux’ category

Mengapa sih Linux

May 7th, 2010

SISTEM OPERASI LINUX

Secara teknis dan
singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang
bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai
platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem
operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat
berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk
Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari
pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel
dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk
mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama
dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.

Perbedaan mendasar Linux

Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah,
harga. Linux ini GRATIS. Berarti dapat diperbanyak, dan didistribusikan
kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi
banyak isue lainya dengan bersifat free, selain dari pertimbangan
harga. Source code Linux tersedia bagi setiap orang. Perkembangan Linux
menunjukkan pentingnya perananan kebebasan ini. Hal ini telah
menghasilkan suatu tingkat keterlibatan yang menakjugkan dari ribuan
atau bahkan ratusan ribu orang di seluruh dunia. Kebebasan ini telah
memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk divais
tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal, atau
menandatangani non descructive agreement. Dan itu juga telah
menyediakan kemungkinan bagi mahasiswa ilmu komputer di seluruh dunia
untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas
komersial. Karena Linux itu tersedia secara bebas di Internet, berbagai
vendor telah membuat suatu paket distribusi, yang dapat dianggap
sebagai berbagai versi kemasan Linux. paket ini termasuk lingkungan
Linux lengkap, perangkat lunak untuk instalasi, dan mungkin termasuk
perangkat lunak khusus, dan dukungan khusus.

Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya

Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang
sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel
dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program
yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan
pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat
dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware
yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat
hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan
tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free.
Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat
berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak
tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program
utilitas yang ada dalam Linux. Microsoft Windows menawarkan beberapa
kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking,
tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.

Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga prosesor x86
juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu
untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding
dengan harga yang harus dibayar.

Sistem operasi Apple untuk
Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan
dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu pengembang (development
tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk berinteroperasi dengan
sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat
dijalankan pada PowerMac.

Asal Linux

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama
Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan
dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew
Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991.
Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus

mengumumkan versi
resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash
(GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux
adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan,
pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux
sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika
dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows
9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal
ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok

orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta
geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan
efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel
Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang
tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software
Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan
Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat
digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word
processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan
tampilan seperti Microsoft Office, yaitu

Star Office. Selain
itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti
Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan
dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel
dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools
basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan
pembuatan distro.

Sumber : http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1854425-sistem-operasi-linux/